STRATEGI RANTAI PASOK PADA UMKM YANG MELAKUKAN PROSES PRODUKSI BERDASARKAN PESANAN DAN REGULER DI SAMARINDA

  • Rina Masithoh Haryadi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda
  • Catur Kumala Dewi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda
Keywords: rantai pasok, UMKM, Samarinda, strategi rantai pasok

Abstract

Small and medium trade will be displaced from competition between AFTA and Free Trade if it does not implement an effective and efficient supply chain. The purpose of this study is to determine the supply chain of MSMEs in Samarinda. The form of an effective supply chain will provide a competitive strategy of MSMEs. The correct supply chain strategy will give MSMEs advantages in terms of price, quality, standard products, delivery time and customer service. The analysis technique used in this study is descriptive qualitative, namely the stages of data collection and recording, data reduction, data presentation, processing and drawing conclusions. This is done to describe the state of the object being examined based on facts in the field, so that accurate and systematic data can be obtained. Data obtained by observation, distribution of questionnaires and Forum Group Discussion to strengthen the answers of respondents. The population of this study is all MSMEs in 10 sub-districts in Samarinda. Sampling with a purposive sampling method in which every district was taken 25 MSME actors. This research results that short distribution channels (from direct producers to end consumers are more widely used by MSME actors in Samarinda, both those that produce regularly or production if there is an order. Short supply chain strategy is chosen by MSME actors because it provides a short period in waiting for raw materials and cutting production cost.

 Keywords: supply chain, Samarinda MSME, supply chain strategy.

 

ABSTRAK

 Perdagangan kecil dan menengah akan tergeser dari persaingan AFTA dan Free Trade jika tidak menerapkan rantai pasok yang efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bentuk rantai pasok dari UMKM yang ada di Samarinda.  Bentuk rantai pasok yang efektif akan memberikan peningkatan dalam strategi kompetitif UMKM.  Strategi rantai pasok yang benar akan memberikan keunggulan UMKM dalam hal harga, kualitas, produk standar, waktu pengiriman dan layanan konsumen.Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu dengan tahap pengumpulan dan pencatatan data, reduksi data, penyajian data, pengolahan dan penarikan kesimpulan. Hal ini di lakukan untuk menggambarkan keadaan obyek yang di teliti berdasarkan fakta yang ada di lapangan, sehingga di dapat data yang akurat dan sistematis. Data di peroleh dengan observasi, penyebaran kuisioner dan Forum Group Discussion untuk memantapkan jawaban dari responden. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh UMKM yang ada di 10 Kecamatan yang ada di Samarinda. Pengambilan sampel dengan metode purposive sampling dimana setiap kecamatan diambil 25 pelaku UMKM. Penelitian ini menghasilkan bahwa saluran distribusi yang pendek (dari produsen langsung ke konsumen akhir lebih banyak digunakan oleh para pelaku UMKM di Samarinda baik yang berproduksi secara reguler ataupun produksi jika ada pesanan. Strategi rantai pasok yang pendek dipilih oleh para pelaku UMKM karena memberikan masa singkat dalam menunggu bahan baku serta memangkas biaya produksi.

Kata kunci: rantai pasok, UMKM Samarinda, strategi rantai pasok.

References

Anonim. (2009). Samarinda Terbanyak Memiliki UKM di Kaltim. AntaraKaltim.com Tanggal 30 April 2018.

-----------. (2016). WOW…Di Samarinda 700 UMKM Tumbuh di Kecamatan. ProKaltim Timur. http://kaltim.prokal.co. Tanggal 14 Maret 2018.

Abdullah, T. (2012). Manajemen Pemasaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Anonim. 2008. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. www.sjdih.depkeu.go.id. Diakses tanggal 13 April 2018.

Badan Pusat Statistik Samarinda. (2016). Statistik Kesejahteraan Rakyat Kota Samarinda Survei Sosial Ekonomi Nasional 2016. https://samarindakota.bps.go.id. Diakses tanggal 12 April 2018.

Deputi Bidang Sumber Daya UKMK. (2006). Hambatan Usaha Kecil dan Menengah Dalam Kegiatan Ekspor, Jurnal Pengkajian Koperasi dan UKM. 1(1), 99-112.

Diah, Fatimatuzzahro. 2016. Pengukuran dan Perbaikan Kinerja Rantai Pasok UKM Lapis Bogor Sangkuriang untuk Meningkatkan Daya Saing UKM. Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 26 No. 2 Hal. 199-206.

Euis Hasmita Putri. (2017). Efektifitas Pelaksanaan Program Pengembangan UMKM Kota Samarinda (Studi pada Dinas Koperasi dan UMKM Kota Samarinda). www.portal.fisip-unmul.ac.id

Fajarwati dan Fauziyah. (2015). Model Manajemen Rantai Pasokan pada Usaha Kecil dan Menengah di Yogyakarta. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Gunawan, Yunus dan Adi Permadi. (2015). Strategi Pengembangan Industri Kecil Carica. Jurnal Jejak (Journal of Economics and Policy) 8(1).

Heizer, Jay dan Barry Render. (2014). Operations Management: Sustainability and Supply Chain Management. Jakarta: Salemba Empat.

Heriyanto. (2010). Aplikasi Rantai Pasok pada Usaha Kecil Menengah di Kota Palembang. Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper.

Ibrahim, Maulana. (2016). Peran Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah dalam Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah di Kota Samarinda (Studi di Kelurahan Jawa Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda. Jurnal Ilmu Pemerintahan 4(1).

Mufaqih, Ihwan Addin dkk. (2017). Pengaruh Integrasi, Berbagi Informasi dan Penundaan pada Kinerja Rantai Pasokan: Studi pada Usaha Kecil Menengah Batik di Indonesia. Jurnal Siasat Bisnis 21(1), 19-36.

Pujawan, I Nyoman. (2017). Supply Chain Management Edisi 3. Yogyakarta: Andi.

Putranto, Fajar Febrian dkk. (2019). Strategies of Micro Enterprises Development in Samarinda. Jurnal Riset Inossa Vol 1(1), 13-27.

Stevany C. Wuwung. (2013). Manajemen Rantai Pasokan Produk Cengkeh Pada Desa Wawona Minahasa Selatan. Jurnal EMBA 1(3), 230-238

Wikipedia. (2017). Kota Samarinda. https://id.wikipedia.org. Diakses tanggal 12 Maret 2019.

Yusuf, Sarini dan Nurdiana Azis. (2016). Model Rantai Nilai Usaha untuk Meningkatkan Nilai Tambah Berkelanjutan pada UKM Fillet Tuna di Kota Kendari. Jurnal Bisnis Perikanan FPIK UHO 3(2).

Published
2019-10-30
Section
Articles