STUDI KELAYAKAN KAJIAN AKADEMIS PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK (RSIA) SEMPAJA SAMARINDA

Penulis

  • Lamri Lamri Politeknik kesehatan Kalimantan Timur
  • Supriadi Supriadi Politeknik kesehatan Kalimantan Timur
  • Rahmad Bahtiar Universitas Mulawarman image/svg+xml
  • Syahrani Syahrani Universitas Mulawarman image/svg+xml
  • Isnawati Isnawati Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.54902/jri.v3i2.48

Kata Kunci:

Rasio; Pemerintah; Pelayanan Kesehatan.

Abstrak

Masih besarnya potensi pengembangan rumah sakit di Indonesia, bisa ditunjukkan dengan masih tingginya taraf kebutuhan akan jasa pelayanan kesehatan, Hal ini bisa diukur menurut derajat kesehatan masyarakat, yang diukur menurut beberapa indikator mortalitas misalnya jumlah kematian bayi , jumlah kematian balita , jumlah kematian ibu maternal, jumlah kematian kasar , dan umur hidup bayi lahir. Potensi kebutuhan rumah sakit pula mampu dicermati menurut masih rendahnya ratio jumlah tempat tidur  rumh sakit dibandingkan dengan jumlah penduduk. Perkembangan penduduk yang sangat  cepat, misalnya wilayah kota Samarinda menuntut adanya taraf penambahan pelayanan kesehatan dalam kecepatan seimbang. Dalam periode tahun 2015-2020 laju pertumbuhan penduduk wilayah Samarinda rata-rata mencapai 1.84% pertahun. Pesatnya pembangunan yang ada disertai timbulnya pencemaran lingkungan dampak sektor bisnis pertambangan dan lain-lain, menuntut perlunya tambahan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan yang lebih baik pada wilayah ini. Rumah Sakit Ibu dan Anak Sempaja merupakan kombinasi antara jasa sosial dan ekonomi menggunakan pengembangan dan penambahan pelayanan kesehatan fasilitas pemerintah. Dalam pemecahan perkara pemerataan dan peningkatan pelayanan kesehatan, Rumah Sakit Ibu dan Anak Sempaja merupakan milik pemkot Samarinda, yang secara yuridis berada dibawah pengelolaan Dinas Kesehatan Kota Samarinda.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2022-02-09

Terbitan

Bagian

Articles