ESTIMASI KERUGIAN EKONOMI AKIBAT BANJIR PADA KAWASAN PEMUKIMAN PENDUDUK DI BANTARAN SUNGAI KARANG MUMUS KOTA SAMARINDA

Penulis

  • Thomas Robert Hutauruk Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia Samarinda
  • Aji Ratna Kusuma Universitas Mulawarman image/svg+xml
  • Widya Ningsih Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia Samarinda

Kata Kunci:

banjir, DAS, karang mumus, ekonomi

Abstrak

Kota Samarinda merupakan ibukota Provinsi Kalimantan yang meiliki luas 718 Km2. Kota yang
terbelah oleh Sungai Mahakam ini, termasuk kategori rawan banjir. Secara dominan banjir di
Samarinda disebabkan oleh aktifitas manusia yang kurang sadar lingkungan dalam pemanfaatan
lahan. Kesalahan dalam mengelola lingkungan telah menyebabkan banjir di Samarinda utamanya
di sepanjang SubDAS Karang Mumus secara berulang telah menimbulkan kerugian ekonomi yang
cukup besar.
Dengan menggunakan metode perhitungan nilai pasar akan diperoleh estimasi kerugian ekonomi
yang dialami masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran SubDAS Karang Mumus. Sampel
diambil secara purposive sampling sebanyak 20 responden.
Hasil penelitian menyimpulkan estimasi kerugian ekonomi masyarakat di bantaran karang Mumus
sekurang-kurangnya sebesar Rp. 4.444.160.000 minggu-1. Dari hasil perhitungan ini diharapkan
pemerintah kota Samarinda dapat menyusun kebijakan perbaikan lingkungan dan melibatkan
masyarakat dalam penanggulangan banjir di masa mendatang.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2020-06-30

Terbitan

Bagian

Articles